Pataka WebLOG

Pataka Official Site

Tragedi Pemudik Motor

Posted by pataka on 9th October 2008

Masih ingat kisah tentang Pasukan Capung?

Berikut cuplikan berita arus mudik: “Keluarga pemudik bersepeda motor terdiri dari bapak, ibu dan seorang balita, tewas mengenaskan terlindas roda belakang truk”. Berita lain: “Bocah laki-laki penumpang sepeda motor selamat dari kecelakaan lalu lintas. Namun kedua orang tuanya tewas seketika di tempat kejadian”. Seorang pemudik yang baru kembali dari Malang – Jawa Timur menceritakan: “di tengah kemacetan arus mudik sekitar tol Cirebon, seorang balita yang sedang tertidur jatuh dari boncengan sepeda motor dan tewas seketika terlindas roda bus di sampingnya”.

Sungguh menyayat pilu nasib Pasukan Capung, maksud hati ingin mudik bersama keluarga akan tetapi berubah menjadi horror! Saya sendiri sehari-hari adalah pengendara motor, anggota Pasukan Capung juga. Jadi saya paham betul bagaimana perasaan para pemudik motor ini dan situasi seperti apa yang mereka hadapi. Apalagi belakangan saya ketahui ada kakak kelas saya di SMA yang tahun ini meninggal dunia pada saat mudik dengan menggunakan sepeda motor. Maka, melalui tulisan ini saya ingin mengkritisi fenomena pemudik motor.

Read the rest of this entry »

Posted in Community | 5 Comments »

Istilah Seputar Lebaran

Posted by pataka on 29th September 2008

Di awal bulan suci Ramadhan, menjelang Iedul Fitri hingga sesudahnya, ummat muslim dan masyarakat luas di Indonesia saling berbagi ucapan dan ungkapan melalui SMS, email, telepon atau disampaikan pada saat bertemu langsung. Akan tetapi ternyata banyak yang kurang memahami apa makna berbagai macam ucapan dan ungkapan tersebut serta dari mana asal usulnya. Jadi kebanyakan cuma ikut-ikutan saja atau demi sopan santun. Sehingga kadangkala menjadi kurang tepat penggunaannya.

Read the rest of this entry »

Posted in Religion | 35 Comments »

Pasukan Capung

Posted by pataka on 1st December 2005

Apakah anda pernah mendengar tentang pasukan capung? Ini adalah istilah bagi pengendara motor di Jakarta. Disebut capung karena mereka selalu bergerombol di sepanjang jalan yang macet, di setiap traffic light bahkan juga di lorong parkir. Intinya mereka ini berjubel, menyesaki jalan, semrawut saking banyaknya. Pasukan capung ini terkenal dengan kepiawaiannya dalam menerobos aneka rambu lalu lintas, menyerobot celah sempit di tengah kemacetan, membuka jalur alternatif seperti trotoar, bahu jalan bahkan melawan arus. Demi untuk lolos dari himpitan kemacetan dan lalu lintas yang sudah sangat tidak tertib. Bahkan, pasukan capung sering menjadi pioneer bagi para pelaku ‘follow the sinners’ (istilah untuk para pelaku pelanggaran yang mengikuti pelaku sebelumnya).

Lalu, apa sih sebenarnya yang menyebabkan kesemrawutan semacam ini?

Read the rest of this entry »

Posted in Community | 1 Comment »