Pataka WebLOG

Pataka Official Site

Hasil Munas IndoWLI

Posted by pataka on February 3rd, 2007

DISKUSI PROGRAM KERJA

Manfaat IndoWLI

Samsyul : PT Timah, Apa yang bisa dilakukan oleh IndoWLI ?
Yadi : PT Indonesia Mesh Network, Harus memberikan manfaat, Indowli harus menunjukan kepada anggota, 2,4 GHz dapat dipakai untuk membangun akses lokal kepada ,masyarakat.
Pudjo : ada masalah di konfigurasi perangkat.
Bisyron : Indowli Bandung perlu dibangun kesadaran dari pemakai frekwensi 2.4GHz.
Pudjo : peningkatan pengetahuan dan skill penggunaan 2.4GHz.
Ayom : sudah ada kerjasama untuk saling menghubungkan antar jaringan ISP, tapi ternyata tidak bisa jalan, karena saling curiga.
Yadi : harus ada model bisnis yang cocok.
Adi : 2 pengguna yang bukan anggota IndoWLI dan pemakai yang menggunakan power besar.

Tujuan IndoWLI

– Mengembangkan pemanfaatan teknologi Wireless unlicenced bagi masyarakat luas.
– Menjadi katalisator kerjasama antar anggota yang meluaskan sadar manfaat, peningkatan pengetahuan Wireless di Indonesia.
– Sebagai forum kerjasama dan sharing knowledge antar anggota IndoWLI.
– Melakukan registrasi dan pemetaan anggota pemakai wireless Lan di Indonesia.

Sasaran Program

– Jangka Pendek – 1 tahun.
– Jangka menengah – 3 tahun.
– Terdaftarnya anggota IndoWLI sebanyak 3000 anggota.
– Sosialisasi peraturan dan training, workshop wireless di seluruh Indonesia.
– Terbentuknya BPH, kantor dan terlaksananya kegiatan operasional IndoWLI.
– Tertib implementasi dan sadar manfaat bagi anggota.
– White Paper implementasi teknis IndoWLI.
– Pendapatan Rp. 500 Juta untuk tahun pertama.
– Mempunyai pemetaan dan data pemakai wireles unlicenced.

Perhitungan Pendapatan

Pendapataan Event :

– Event Besar : seminar, training dan workshop dan exhibition 1 kali setahun degnan target per tahun Rp. 300 Juta
– Training, Workshop dan Meeting 6 kali setahun dengan pendapatan Rp. 120 Juta
– Total lain-lain Rp. 80 Juta

Pendapatan SponsorMember :

– Pendapatan Sponsorship/Membership Rp. 450 Juta
– Platinum Rp. 25 Juta x 10 company = Rp. 250 Juta
– Gold Rp. 10 Juta x 10 company = Rp. 100 Juta
– Silver Rp. 5 Juta x 20 company = Rp. 100 Juta
– Pendapatan Total Rp. 950 Juta.

Kode Etik Anggota IndoWLI

– Anggota IndoWLi bersikap taat peraturan.
– Anggota IndoWLI menentang pemakaian wireless yang melanggar peraturan.
– Anggota IndoWLI menjunjung tinggi sikap sportif untuk tidak saling mengganggu.

Program Kerja

– Kerjasama antara anggota IndoWLi membangun jaringan last mile ke masyarakat.
– Sadar Manfaat teknologi 2.4 GHz, perlu ada kegiatan training dan workshop untuk meningkatkan skill dan know how dari anggota. Perlu adanya training yang dilaksanakan secara regular 6 bulan sekali.
– Kerjasama dengan pemerintah dalam hal sweeping yang melanggar bekerjasama dengan pemerintah dan bersikap tegas terhadap pelanggaran.
– Buat majalah IndoWLI
– Jambore Wireless : Membuat testing bersama vendor dan rekomendasi teknis kepada Dirjen POSTEL menyangkut masalah canopi dan senao (perangkat-perangkat yang lain apakah compy dengan SK Menteri perlu bikin pokja.
– Sosialisasi dan training mengenai technicall compliance peraturan SK Menteri th 2004.
– Program pengembangan backhaul antar kota.
– Registrasi perangkat yang terpasang dan pemetaan jaringan wireless.
– Kerjasama pembangunan backhaul antar kota.
– Program sertifikasi IndoWLI yang diakui oleh pemerintah.
– Membuat portal informasi teknologi wireless.
– Pertemuan rutin dengan Balmon dan Pemda sebagai partner kerja IndoWLI

Program Apresiasi Anggota

– Diskon training dan workshop IndoWLI.
– Free Majalah.
– Sertifikasi anggota.
– Free Consultation.

DISKUSI BEBAS

Beberapa hasil diskusi selama Munas dirangkum oleh Pak Ayom Rahwana (Surabaya) seperti berikut:

Sesuai dengan hasil MUNAS ke-2 IndoWLI yang telah diselenggarakan pada tanggal 2-3 Februari 2007 yang lalu di Jakarta, perlu saya tegaskan sekali lagi beberapa hasil berikut :

1. Penggunaan frekuensi 5.8 GHz adalah tetap TIDAK FREE dan akan diatur dalam sebuah regulasi baru yang akan diluncurkan Postel segera dalam bulan-bulan ini. Frekuensi 5.8 GHz ini akan diperuntukkan untuk kepentingan BackHaul dengan model perizinan melalui registrasi. Registrasi akan dapat dilakukan melalui website resmi Postel.

2. Postel menyadari bahwa penggunaan 2.4 GHz dan 5.8 GHz sudah sangat luas dan untuk menata diperlukan strategi yang tepat karena menyangkut kehidupan masyarakat luas. Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat bergabung dengan organisasi seperti IndoWLI untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai wireless dan tidak terjebak dalam kesalahan yang akhirnya merugikan pengguna sendiri.

3. Postel telah menganggap IndoWLI sebagai mitra kerja pemerintah yang akan membantu dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan Wireless. Untuk itu dalam penertibannya, Postel akan mengutamakan masukan dari IndoWLI sebagai ujung tombak yang mengerti kondisi saat ini di masyarakat.

4. Masyarakat diharapkan untuk mematuhi sertifikasi perangkat yang telah ditetapkan dalam regulasi perangkat wireless 2.4 GHz. Dan yang diwajibkan melakukan sertifikasi adalah Vendor atau Distributor Wireless. Masyarakat dihimbau untuk TIDAK membeli perangkat yang tidak bersertifikasi.

5. Bagi Vendor atau Distributor yang ingin melakukan sertifikasi, dapat melakukannya di Postel dan biayanya berkisar 10 jt rupiah

6. Postel akan melakukan sejumlah perombakan kedepannya sehingga kegiatan pendaftaran atau registrasi dapat dilakukan secara online atau melalui cabang Balai Monitor terdekat dan tidak perlu harus ke Jakarta.

7. Dalam waktu dekat, Postel akan melakukan sweeping penertiban frekuensi dengan berpegangan pada ketentuan Kepmen no.2 Menteri Perhubungan tahun 2005 yang mengisyaratkan hal-hal berikut :

– Output power perangkat radio maksimal 100 mW
– EIRP maksimal 36 dB untuk PTP atau 30 dB untuk PTMP
– Perangkat radio harus mendapatkan sertifikasi Postel.

8. IndoWLI akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mensosialisasikan penggunaan Wireless yang sehat melalui Workshop atau seminar. Dan kerjasama tersebut terbuka untuk semua pihak baik secara individual maupun secara korporasi.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>