Posted by pataka on 31st May 2005
pantatku padat biasa tak istimewa
kulit berjeruk kringat tak langsat
agak seksi agak menggoda agak rata
konon kata mira bencong taman kota
pantatku hanya punya sopan
karenanya dia gak doyan jilat
tidak betah di kursi empuk
hanya kenal emperan berdebu
sungkan dilapisi sutra beludru
anti sodokan dari belakang
meski biasa pantatku tetap menggoda
terima kasih wahai pantat yang setia
kau senada dengan juragan kere-mu
meski ku berharap putus urat mlarat
tapi pantat tak mau hina cara durjana
jangan lupa pantat, cermin hati kita
jakarta, bidakara - akhir mei 2005
Popularity: 6% [?]
Posted in Art and Culture | No Comments »
Posted by pataka on 2nd May 2005
Maaf, artikel ini belum diselesaikan.
Popularity: 5% [?]
Posted in Community | No Comments »
Posted by pataka on 2nd May 2005
(Berbagai Paradigma Serta Perubahan Budaya Menyongsong Era Informasi, Globalisasi dan Otonomi Pendidikan)
Pengantar
Proses demokratisasi di Indonesia telah menimbulkan keterkejutan budaya (cultural shock). Secara alamiah, manusia cenderung mencari kemapanan sehingga tidak menyukai perubahan, apalagi yang berlangsung sangat cepat. Sedangkan Indonesia selama tiga dasa warsa didominasi iklim kekuasaan otoritarian, sentralistik dan status quo. Sehingga masa reformasi adalah periode yang dipenuhi kontradiksi di semua bidang kehidupan.
Namun, manusia dikaruniai kemampuan beradaptasi, sehingga reformasi merupakan tempat untuk melakukan dan menerima perubahan. Dan ini merupakan esensi upaya untuk tetap bertahan hidup, naluri survival.
Read the rest of this entry »
Popularity: 18% [?]
Posted in Community | 1 Comment »