Pataka WebLOG

Pataka Official Site

Titik Koneksi Internet di Banda Aceh Bertambah

Posted by pataka on January 17th, 2005

Selama beberapa hari terakhir, Tim AirPutih bekerja keras mengaktifkan beberapa titik akses antara lain Pendopo Gubernur, Universitas Syah Kuala, Kantor Kominfo, LSM Jesuit Refugee Services, Fauna and Flora International dan Sekolah Rakyat. Semuanya memanfaatkan akses via Tabina Net dengan menggunakan network Cisco Aironet WirelessLAN, sumbangan dari Cisco. Dibantu oleh teknisinya dari Singapura Mr. Njauw Tjie Seng. Dia orang sakti, asli Indonesia 😉

Titik akses yang cukup penting adalah Pendopo Gubernur. Pendopo adalah rumah dinas Gubernur dan kini digunakan sebagai kantor sementara dimana Pak Alwi Shihab memimpin penanggulangan bencana di NAD. Sehingga di tempat ini, terkonsentrasi segala macam teknologi akses yang pada umumnya dimanfaatkan oleh pers. Namun pada umumnya koneksi itu untuk transmisi multimedia (TV Broadcasting) private bukan IP based sehingga wartawan media cetak tak bisa memanfaatkan.

Dengan adanya Media Center yang dibangun Tim AirPutih, wartawan terutama media cetak jadi amat terbantu. Demikian juga dengan Posko Bersama instansi Pemerintah dan Departemen yang ada di salah satu Paviliun Pendopo. Sejumlah relawan dari unsur SAR pun memanfaatkan akses ini.

Oh iya, selama membangun akses di Pendopo, Tim AirPutih dibantu oleh teman2 lama dari SAR Mahameru Malang. Suatu surprise, mengingat di Malang sendiri, aku jarang sekali ketemu mereka. Mas Agus Darez dan sejumlah rekan membantu narik kabel tengah malam dan mengaktifkan 3 AP Wireless LAN 802.11b. Ke depan, aktifitas di Pendopo akan mengandalkan AP tsb.

Bekerjasama dengan Universitas Syah Kuala dan Bakornas PBP yang dikoordinir langsung oleh Menteri Koordinator Kesra, Tim AirPutih sepakat mengkoneksikan hanggar di Bandara Sultan Iskandar Muda. Hanggar adalah Pusat Kendali Operasi Kemanusiaan TNI yang dipimpin oleh Mayjen Bambang Dharmono. Seperti telah diketahui, di NAD sejak bencana ada 2 kekuatan pasukan TNI, yang pertama dibawah Panglima Kodam konsentrasinya adalah pengamanan dan tempur, sedang yang kedua adalah Operasi Kemanusiaan dikoordinir oleh Menko Kesra.

Karena Universitas Syah Kuala sudah terkoneksi ke Internet via Tabina Net, maka mereka menyumbang VSAT PSN Bina yang selama ini sudah tak terpakai ke Tim AirPutih. Beruntung, PSN yang selama ini mendukung kegiatan Tim AirPutih bersedia mengaktifkan perangkat VSAT PSN Bina milih Universitas Syah Kuala tersebut. VSAT ini langsung dibersihkan (karena terendam lumpur tsunami) dan diangkut ke hanggar Bandara Sultan Iskandar Muda. Kita memutuskan akses di hanggar langsung visa VSAT karena mengingat jarak Bandara ke Banda Aceh lebih dari 15 km, cukup sulit dijangkau via Wireless LAN.

Pada sisi lain, sejumlah Warung Internet pelanggan Tabina Net satu per satu juga sudah beroperasi. Ini adalah fenomena yang cukup mengagumkan, bagaimana antusiasme dan semangat orang Aceh sangat tinggi, sehingga dalam waktu 2 minggu saja mereka sudah bangkit kembali membangun Aceh.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>