Pataka WebLOG

Pataka Official Site

Tenaga Dalam (Bagian 2/7)

Posted by pataka on March 12th, 2004

6. Isu lainnya seputar tenaga dalam adalah aura tubuh atau pancaran sinar tubuh manusia. Manusia selain memiliki tenaga dalam tersembunyi juga memiliki pancaran energi disekeliling tubuh yang dihasilkan oleh aktifitas sel dan emosi. Bentuknya adalah suatu energi statis yang bersifat pasif dan berbeda dengan tenaga dalam yang dinamis dan bisa ‘dibikin aktif’.

Aura adalah energi yang muncul karena adanya aktifitas sel-sel dipermukaan tubuh dan sifatnya berubah-ubah sesuai dengan aktifitas emosi, syaraf dan kegiatan (impuls-impuls neuron) otak. Bila tubuh sedang sehat aura akan terpancar kuat, intensitasnya tinggi dan berwarna terang (aktifitas aura ini bisa dibuktikan secara kimiawi – foto dan memang memiliki sifat-sifat warna) sebaliknya bila tubuh lemah aura akan menjadi redup dan melemah intensitasnya. Pada orang mati auranya akan hilang dan berwarna gelap karena aktifitas selnya berhenti.

Bila anda telah berlatih intens tenaga dalam atau konsentrasi ‘kepekaan rasa’ serta memasang terus menerus ‘radar’ yang anda miliki dan melakukan pelacakan pancaran energi manusia (aura tubuh) maka dengan mudah anda akan dapat mengenali berbagai macam ekspresi emosi. Bagaimana tipe pancaran, intensitas, kepekatan aura orang yang sedang marah, sedih, kasmaran, tertarik / nafsu pada suatu hal, berbohong, bergembira, putus asa dsb. serta menemukan apa penyebab rangsangan emosi itu.

Setiap orang tentunya berbeda tergantung kepekaan masing-masing ada yang bergembira kala melihat suatu benda ada yang justru sedih. Ada yang jatuh cinta pada orang periang namun ada pula yang benci. Lebih jauh lagi anda akan dapat melihat seseorang akan terpikat, tertarik, jatuh cinta atau bahkan membenci orang yang memancarkan sifat-sifat aura tertentu, atau benda-benda yang memancarkan sifat-sifat energi tertentu.

Misalnya cowok A tertarik pada cewek B karena cewek B memancarkan aura yang bersifat lembut, berwarna terang dan memancarkan energi bersifat dingin. Sedang Bapak C sangat menyukai benda-benda yang memancarkan energi panas dan bersifat keras. NAH INILAH KUNCINYA.

Bila anda sudah memahami hal ini maka anda boleh cepat-cepat buka praktek sebagai dukun pengasihan, pemikat, pelaris dagangan dsb. Seorang dukun penglarisan biasanya akan menanyakan : barang apa yang dijual (untuk identifikasi sifat-sifat asli benda, energi yang dipancarkannya), bagaimana orangnya (identifikasi sifat-sifat pribadi dan energi yang dipancarkan pedagang tsb.).

Selanjutnya dukun akan memberikan jimat yang berisi energi yang memberi pengaruh menarik perhatian orang kebanyakan dalam radius tertentu. Sehingga gelar dagangan si penjual seolah-olah selalu laris karena banyak pengunjungnya. Setelah orang berkumpul menonton ‘etalase’ kemudian jimat kedua beraksi, jimat ini berisi energi yang mampu menarik / merangsang aktifitas aura / emosi ‘ingin memiliki’ sehingga orang disekitar tempat tersebut seolah-olah ingin membeli / memiliki barang dagangan tsb. tanpa disadarinya bahkan sesampai di rumah atau dalam perjalanan bisa jadi berubah menyesalinya !

Dukun yang meramal nasib, pekerjaan (konsultan karir) akan menanyakan : apa jenis pekerjaan yang diinginkan (identifikasi tipe-tipe pancaran aura dan energi yang menyertai kebanyakan orang yang bekerja pada bidang tertentu, pedagang misalnya punya pancaran aura positif, hangat dan menarik). Bila si pasien ingin berdagang namun ternyata dirinya memancarkan aura dan energi yang rata-rata (umumnya) orang cenderung tidak menyukai (pancaran negatif, galak, sinis, mudah curiga dsb.) maka sang dukun akan menyarankan si pasien untuk mengurungkan niatnya dan memberikan alternatif pekerjaan baru yang lebih sesuai : SATPAM hahahaha

Setali tiga uang dengan dukun guna-guna, pemikat dan pengasihan. Anda ditinggal pacar misalnya, maka diminta untuk membawa foto sang kekasih (foto biasapun bila diamati secara cermat oleh mata yang terlatih akan terlihat auranya walau tidak begitu jelas), benda-benda yang dimiliki (untuk menjelaskan – identifikasi sifat-sifat energi yang disenangi pemiliknya) bahkan rambut atau kukunya (sangat jelas, rambut dan kuku memiliki sel hidup yang tentunya membawa aktifitas aura yang sama / identik dengan si empunya). Kalo melihat bahwa diri anda memancarkan aura dan energi yang karakternya tidak disukai oleh sang pacar maka terpaksa dukun akan memberi jimat yang berisi energi yang minimal menetralisir tipe pancaran anda kemudian memalsukan / kamuflase dengan pancaran yang sesuai dan disenangi oleh pacar anda.

Cara lain mungkin anda disuruh mandi dengan air kembang yang dijampi-jampi (isinya energi yang sama seperti di jimat) sehingga diharapkan energi dari si mbah dukun dapat ‘meresap’ ke dalam sel-sel anda melalui permukaan kulit atau disatukan melalui metabolisme tubuh lewat jamu atau minuman ‘racikan si embah’. Minuman dan racikan serupa juga harus anda berikan ‘sembunyi-sembunyi’ kepada mantan pacar anda. Maka ketika ‘mantan pacar’ bertemu kembali, menelan makanan / minuman yang sudah dicampur dijampi-jampi, tahu-tahu langsung terpikat kembali, klenger, jatuh cintrong mendadak dan tergila-gila pada anda.

Tapi ingat metode ‘penyertaan’ kedalam metabolisme tubuh sehingga menyatu di sel-sel melalui makanan / minuman memiliki umur yang terbatas. Seperti diketahui sel-sel anda atau pacar anda setiap periode tertentu mengalami pergantian secara alamiah, yang rusak diganti baru … nah seiring dengan waktu ‘jampi-jampi si mbah’ ikutan larut dong diekskresikan lewat keringat, air seni dsb. (namanya juga metabolisme). Maka lunturlah guna-guna tsb. dan anda perlu kembali ke mbah dukun untuk memperbaharui ‘cinta’ sang pacar. Hehehe maka terjadilah ketergantungan pasar terhadap produsen, makin untunglah si embah dukun hahahaha.

SATU HAL YANG SANGAT JELAS :

Untuk menguasai satu ‘trik’ saja seperti ‘radar’ pendeteksi benda-benda atau ‘mengisi’ benda-benda apalagi mempelajari psikologi orang lewat identifikasi pancaran aura dan energi (tenaga dalam) seseorang diperlukan waktu yang sangat lama, intensitas latihan yang tinggi dan periodik serta bakat : ada banyak orang yang tingkat konsentrasinya rendah dan hanya sedikit saja yang punya tingkat konsentrasi tinggi sehingga bisa mencapai penguasaan terhadap alam bawah sadar-ini yang dimaksud sebagai bakat !

POKOKNYA : Untuk menjadi ‘SAKTI’ anda perlu ketekunan, keseriusan, bakat dan KEBERUNTUNGAN. Sama halnya dengan bidang-bidang lain yang umum di dunia ini. Inilah keadilan Tuhan : MANUSIA ITU SERBA TERBATAS !

(bersambung ke Bagian 3/7)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>